Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2020

Teruntuk Marennu, Engkau Mengajarkan Banyak Hal

Gambar
  Marennu, engkau lahir tepat tanggal 29 Februari 2020, ketika dunia dilanda wabah covid-19. Engkau disambut dan dibesarkan dengan suka cita, meski ummat manusia dilanda rasa cemas dikarenakan kehadiran wabah yang penyebarannya sangat cepat dan tak tahu kapan akan berakhir. Marennu, engkau diberi nama demikian oleh ummi dan abi mu dengan harapan engkau selalu bahagia dan membahagiakan orang lain. Sesuai nama mu, Marennu (dalam bahasa suku Bugis-Makassar memiliki arti selalu bahagia). Ummi menuangkan ungkapan cinta ummi dalam tulisan dengan harapan kelak engkau dapat menelusuri jejak letupan-letupan kasih ummi yang tidak hanya diabadikan dalam foto dan video, tetapi juga dalam tulisan. Sama seperti wanita lain yang baru menyandang status “ new mom ”, kehadiran mu mengajarkan banyak hal tentang kekuatan, kesabaran, dan kasih. Di usia pernikahan ummi dan abi yang baru sebulan, engkau sudah hadir di dalam rahim ummi. Saat itulah, engkau mulai mengajarkan berbagai hal kepada ummi....

Seni Berkeluarga dalam Perspektif Teori Fungsionalisme Konflik Lewis Coser

Gambar
  Keluarga merupakan suatu sistem terkecil dari suatu masyarakat. Sebagai suatu sistem, tentunya terdiri dari beberapa bagian yang memiliki fungsi dan tugas masing-masing. Sama seperti masyarakat, keluarga tentunya tidak dapat terhindar dari suatu konflik dikarenakan adanya perbedaan pendapat dalam menilai suatu hal. Meksipun konflik sering dianggap sesuatu yang negatif bahkan untuk beberapa orang cenderung untuk menghindarinya, ternyata konflik juga dapat bernilai positif. Dalam buku Lewis Coser yang berjudul the functions of social conflict menyatakan bahwa suatu konflik dapat bersifat fungsional dan disfungsional. Konflik dapat bersifat fungsional selama hal-hal yang menjadi pemicu terjadinya konflik bukanlah merupakan hal vital. Sebaliknya jika pemicunya merupakan hal yang vital, maka konflik tersebut akan bersifat disfungsional. Misalnya dalam suatu keluarga, kesetiaanlah yang menjadi benteng penyanggah keutuhan rumah tangga. Kemudian salah satunya berkhianat dan memicu k...

Sebuah Refleksi Diri

Tulisan ini merupakan sebuah refleksi diri tentang apa sebenarnya tujuan hidup. Tentang visi, misi, strategi, dan nilai yang selalu ku semogakan agar kelak dapat tercapai. Visi : “Sukses”. Berbicara tentang visi (tujuan hidup) sebenarnya dalam konteks kehidupan saya, selalu berubah-ubah. Namun intinya saya ingin “sukses di dunia dan akhirat”. Saya teringat pada saat duduk di tingkat SD, setiap guru saya bertanya “Apa cita-cita saya?”, saya akan menjawab “ingin menjadi dokter”. Ketika duduk di tingkat SMP-SMA, cita-cita saya berubah “ingin menjadi seorang guru”. Dan ketika duduk di tingkat Perguruan Tinggi, cita-cita saya berubah lagi “ingin menjadi dosen”. Ketika duduk di tingkat Perguruan Tinggi, saya pernah diuji oleh Allah. Hal ini membuat saya tersadar bahwa hidup di dunia ini sementara, apa bekal saya untuk menuju alam yang kekal itu? Di momen yang sama, banyak tanya yang muncul di benak saya, menuntut saya mencari tahu hal-hal yang terkait dengan agama, demi mencari sebuah...

Potret Kecil Pola Relasi Gender dalam Buku Assikalaibineng: Kitab Persetubuhan Bugis oleh Muhlis Hadrawi

Gambar
Assikalaibineng merupakan literatur pengajaran seks yang memberi tuntunan bagi masyarakat dalam melaksanakan hubungan suami istri dengan tata cara yang benar. Buku ini berupaya membangun kesadaran masyarakat akan hakikat hubungan seksual yang memiliki dimensi spiritual pada diri manusia. Selain itu, juga berupaya untuk mengajarkan moralitas dan etika seksualitas suami istri yang ideal menurut prinsisp Islam. Konsep ajaran Assikalaibineng mengarah pada pola hubungan antara suami istri yang merupakan representasi dari makna sebuah penciptaan, yaitu suatu proses biologis dan religius yang berhubungan dengan proses kelahiran manusia atas kehendak Tuhan. Meskipun dalam fitrahnya, hubungan seks suami dan istri merupakan bagian dari kebutuhan biologis. Tetapi pada hakikatnya hubungan seks tersebut merupakan penyatuan hati, nyawa, dan rahasia oleh dua insan yang dirahmati Allah. Karenanya, sebelum suami dan istri melakukan kontak seks secara fisik, terlebih dahulu keduanya melakukan tafaku...